-
Rabu, 09 September 2009
BONA PASOGIT
Bupati Taput Torang Lumbantobing Pada Ramah Tamah KPU :
Pemilu Merupakan Proses Pembelajaran Politik
Tarutung Bonpas
Walaupun Pelaksanaan Pemilu di Daerah Kita Tapanuli Utara (Taput), terutama Pilkada Taput rasanya pahit tetapi buah dan hasilnya akan manis dimasa yang akan datang. Proses Pemilu yang sudah kita laksanakan adalah pembelajaran politik di masyarakat, terutama di kawasan Taput. Demikian Bupati Taput Torang Lumbantobing dalam acara ramah tamah penyelenggaraan Pemilu Kabuapten Tapanuli Utara Tahun 2008-2009, Senin 7/9 di Aula KPU Kab. Taput Jl. SM Simanjuntak no. 2 Tarutung.
Begitu dahsyat tekanan yang dilontarkan masyarakat kepada KPU dan Panwas Taput dalam pelaksanaan Pemilu, baik dalam Pilgubsu, Pilkada Taput, Pileg dan yang terakhir Pilpres. Namun KPU dan Panwas tetap kokoh dalam menjalankan aturan dan Undang-Undang yang berlaku dan tidak berpihak kepada siapapun. Ucapan terimakasih terlontar dan mengajak memberikan aplus kepada KPU, Panwas, PPK beserta jajarannya oleh Bupati Taput.
Dari lubuk hati yang dalam, Torang Lumbantobing yang akrab disebut Toluto mengatakan tidak pernah memberikan sesuatu apapun kepada KPU dan anggotanya. Namanuan boni do, Na manapu gogoma (siapa yang menanam itu yang Menuai). Masyarakat Taput mengerti dan paham, siapa yang dipilih, tanpa mengubar janji atau iming-iming, masyarakat sudah memahami percaturan politik terutama dalam Pilkada Taput. Bupati mengungkapkan “Hidup dan Mati Saya, tetap berada di Bumi Taput”. Sebagai gambaran pertanggangujawan moril terhadappelaksanaan tugas yang diembankan oleh masyarakat.
Tahapan-tahapan yang berat ini, sudah kita jalani. Ada yang dapat kita petik untuk masa yang akan datang, bahwa cara pandang masyarakat dalam proses pembelajaran politik sudah lebih dewasa. Seraya Toluto menyarankan kepada seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), sebagai motivator pembangunan agar dapat mensosialisasikan proses pembelajaran demokrasi di kecamatan masing-masing.
“Jadilah pemersatu bagi segenap lapisan masyarakat terutama kita yang berada disini. Jangan digoda oleh janji-janji sehingga proses pendewasaan demokrasi semakin terpatri di Bumu Bona pasogit”ujar Bupati.
Sebelumnya, Ketua KPU Taput Lamtagon Manalu, S.Si dalam laporannya mengatakan selama lehih kurang 8 bulan kita telah melaksanakan 4 kali Pemilu. Dukungan yang baik telah kita bina kepada Uspida Taput dan segenap lapisan masyarakat dalam menyukseskan proses Pemilu. Harapan kita bersama agar terlaksananya Pemilu yang demokratis, untuk itu kami dari KPU beserta jajarannya mengucapkan terima kasih.
Berbagai ancaman, tantangan,hambatan dan gangguan yang kami terima di KPU, tetapi dapat diselesaikan , baik secara kekeluargaan maupun aturan yang berlaku dan itulah proses pembelajaran demokrasi dengan harapan Bonapasogit yang demokratis, sebut Lamtagon. Tinggi Ilmu, Tinggi Iman dan Tinggilah Pengabdian kita sebut Ketua KPU mengakhiri sambutan disaksikan anggota KPU lainnya Lambas JJ Matondang, Janpiter Lumbantoruan,SH, Aritonang dan Harianja.
Turut memberikan Sambutan Wakapolres Taput Kompol RK. Aritonang, Kasdim 0210 Taput Mayor Infantry Nazri Ikhwan, Ketua Pengadilan Tarutung, Gerhat Pasdaribu, SH, Panwas Pilkada Taput Borisman Panggabean, Panwas Pemilu Legislatif dan Pilpres Sardion Situmeang, Mewakili PPK Tomson Purba.
Pada acara tersebut disampaikan Cenderamata/piagam kepada Bupati, WaKapolres, Damdim 0210 Taput dan Ketua Pengadilan Negeri Tarutung serta piagam kepada Tim Seleksi KPU Taput Drs Poltak Tambunan dan Pastridawaty R.L Simamora, S.Kep,NS oleh KPU Taput yang disaksikan Sekretaris KPU Drs Janter Sinaga beserta seluruh Staffnya. (RS)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar