Teks foto. Salah
satu titik badan jalan yang longsor antara Pangaribuan-Garoga namun
belum diperbaiki, nampak Bupati Taput Torang Lumbantobing melihat dari
dekat kondisi salah satu badan jalan yang longsor, saat kunker di ke
Garoga, Jumat (25/9). Foto/marudut
Info ke Dinas Jalan Jembatan Pemprovsu
Kubangan Kerbau Warnai Ruas Jalan Propinsi Pangaribuan –Garoga Taput
Kubangan Kerbau Warnai Ruas Jalan Propinsi Pangaribuan –Garoga Taput
Tarutung,Bonpas
Kondisi ruas jalan antara Pangaribuan-Garoga, saat ini rusak parah,.Selain kerusakan badan jalan ,terlihat beberapa titik pinggiran jalan longsor ,mengakibatkan pengguna jalan harus ekstra hati-hati guna menghindar dari bahaya mengancam keselematan.
Dari keterangan yang dihimpun ruas jalan menghubungkan Pangaribuan -Garoga diwilayah Tapanuli Utara mencapai sepanjang kurang lebih 30 km, adalah jalan provinsi yang otomatis tanggungjawab dari Pemprovsu melalui dinas jalan dan jembatan.
Dari pantauan wartawan yang meliput kunker (kunjungan kerja) Bupati Tapanuli Utara Torang Lumbantobing ke Garoga , Jumat (25/9), terlihat dari sepanjang ruas jalan tersebut hampir mencapai 10 km sudah dalam kondisi rusak parah, bahkan muncul bak kubangan-kubangan kerbau ditengah badan jalan. Kondisi demikian membuat pengendara,baik sepeda motor maupun pengendara roda empat diharuskan ekstra hati-hati melewatinya, bila tidak bakal kenderaan akan nyangkut atau bagian bawah kolong kenderaan roda empat terbentur dengan bebatuan nan membayakan tersebut.
Menurut warga Garoga, M Pasaribu, kerusakan ruas jalan antara Pangaribuan –Garoga sudah berlangsung lama, namun tanda-tanda perbaikan dari instansi terkait belum nampak. “Memang setiap tahun ada perbaikan ruas jalan namun tidak seimbang dengan kondisi jalan yang rusak parah”, aku Pasaribu.
Selain kerusakan badan jalan ternyata yang paling mengkhawatirkan bagi pen guna jalan adalah ditemuinya beberapa longsoran badan jalan. Ada beberapa titik longsoran dan sebagian ada yang diperbaiki, namun demikian masih banyak yang belum tersentuh perbaikan yang mengundang bahaya bagi pengguna jalan.
Dalam perjalanan menuju Garoga, Bupati Taput Torang Lumbantobing terpaksa turun dari kenderaan untuk melihat salah satu titik longsoran badan jalan yang belum diperbaiki. Sebagai akibat terjadinya longsor justru ditepi jurang tersebut dan menjadikan rawan laka bila pengendara tidak dengan penuh ke hati-hatian.
Sementara itu, Kabag Program Setda Taput Ir Anggiat Rajagukguk yang turut mendampingi kunker bupati ke Garoga, membenarkan Bupati Taput Torang Lumbantobing sangat peduli terhadap kondisi ruas jalan provinsi Pangaribuan –Garoga yang seharihari digunakan rakyatnya. Dari bentuk kepedulian sepanjang kurang lebih 1,5 km dari sekian kilometer jalan yang rusak ,melalui kerjasama dengan Pemprovsu, oleh Pemkab Taput dengan menggunakan dana situmulus tahun 2009 telah melakukan perbaikan. Saat ini sudah mulai ditangani,ujar Rajagukguk didampingi Ir Jhon Pasaribu dari dinas PUK Taput, sambil menunjuk kearah salah satu alat berat yang sedang beroperasi.
Sumber lain yang dimintai keterangan, menyebut untuk tahun 2009 oleh pihak dinas jalan jembatan pempovsu juga akan melakukan perbaikan ruas jalan Pangaribuan-Garoga, namun tanda-tanda untuk ditangani belum nampak dilapangan, kecuali perbaikan beberapa titik pinggiran jalan yang longsor.
Untuk memperlancar hubungan Garoga-Pangaribuan atau sebaliknya, diharapkan instansi terkait dalam hal ini pihak dinas jalan dan jembatan Pemprovsu segera memberi perhatian , ujar M Pasaribu dan beberapa warga ketika berbincang dengan wartawan, di Garoga.(marudut)
Kondisi ruas jalan antara Pangaribuan-Garoga, saat ini rusak parah,.Selain kerusakan badan jalan ,terlihat beberapa titik pinggiran jalan longsor ,mengakibatkan pengguna jalan harus ekstra hati-hati guna menghindar dari bahaya mengancam keselematan.
Dari keterangan yang dihimpun ruas jalan menghubungkan Pangaribuan -Garoga diwilayah Tapanuli Utara mencapai sepanjang kurang lebih 30 km, adalah jalan provinsi yang otomatis tanggungjawab dari Pemprovsu melalui dinas jalan dan jembatan.
Dari pantauan wartawan yang meliput kunker (kunjungan kerja) Bupati Tapanuli Utara Torang Lumbantobing ke Garoga , Jumat (25/9), terlihat dari sepanjang ruas jalan tersebut hampir mencapai 10 km sudah dalam kondisi rusak parah, bahkan muncul bak kubangan-kubangan kerbau ditengah badan jalan. Kondisi demikian membuat pengendara,baik sepeda motor maupun pengendara roda empat diharuskan ekstra hati-hati melewatinya, bila tidak bakal kenderaan akan nyangkut atau bagian bawah kolong kenderaan roda empat terbentur dengan bebatuan nan membayakan tersebut.
Menurut warga Garoga, M Pasaribu, kerusakan ruas jalan antara Pangaribuan –Garoga sudah berlangsung lama, namun tanda-tanda perbaikan dari instansi terkait belum nampak. “Memang setiap tahun ada perbaikan ruas jalan namun tidak seimbang dengan kondisi jalan yang rusak parah”, aku Pasaribu.
Selain kerusakan badan jalan ternyata yang paling mengkhawatirkan bagi pen guna jalan adalah ditemuinya beberapa longsoran badan jalan. Ada beberapa titik longsoran dan sebagian ada yang diperbaiki, namun demikian masih banyak yang belum tersentuh perbaikan yang mengundang bahaya bagi pengguna jalan.
Dalam perjalanan menuju Garoga, Bupati Taput Torang Lumbantobing terpaksa turun dari kenderaan untuk melihat salah satu titik longsoran badan jalan yang belum diperbaiki. Sebagai akibat terjadinya longsor justru ditepi jurang tersebut dan menjadikan rawan laka bila pengendara tidak dengan penuh ke hati-hatian.
Sementara itu, Kabag Program Setda Taput Ir Anggiat Rajagukguk yang turut mendampingi kunker bupati ke Garoga, membenarkan Bupati Taput Torang Lumbantobing sangat peduli terhadap kondisi ruas jalan provinsi Pangaribuan –Garoga yang seharihari digunakan rakyatnya. Dari bentuk kepedulian sepanjang kurang lebih 1,5 km dari sekian kilometer jalan yang rusak ,melalui kerjasama dengan Pemprovsu, oleh Pemkab Taput dengan menggunakan dana situmulus tahun 2009 telah melakukan perbaikan. Saat ini sudah mulai ditangani,ujar Rajagukguk didampingi Ir Jhon Pasaribu dari dinas PUK Taput, sambil menunjuk kearah salah satu alat berat yang sedang beroperasi.
Sumber lain yang dimintai keterangan, menyebut untuk tahun 2009 oleh pihak dinas jalan jembatan pempovsu juga akan melakukan perbaikan ruas jalan Pangaribuan-Garoga, namun tanda-tanda untuk ditangani belum nampak dilapangan, kecuali perbaikan beberapa titik pinggiran jalan yang longsor.
Untuk memperlancar hubungan Garoga-Pangaribuan atau sebaliknya, diharapkan instansi terkait dalam hal ini pihak dinas jalan dan jembatan Pemprovsu segera memberi perhatian , ujar M Pasaribu dan beberapa warga ketika berbincang dengan wartawan, di Garoga.(marudut)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar